Sri Mulyani : Sederhanakan Laporan (SPJ) Surat Pertanggungjawaban !!!

Wednesday, December 7th 2016. | Pendidikan

forumguruindonesia.com – Sri Mulyani : Sederhanakan Laporan (SPJ) Surat Pertanggungjawaban !!! Sri Mulyani Indrawati sebagai Menteri Keuangan tahu benar jika (PNS) Pegawai Negeri Sipil di Indonesia sampai saat ini masih seringkali dipusingkan dengan laporan (SPJ) Surat Pertanggungjawaban. Sehingga hal tersebut dipastikan dapat mengganggu aktifitas dan kinerja para abdi negara pelayan masyarakat tersebut. Karena hal tersebut, Menkeu Sri Mulyani meminta semua stake holder agar mempersiapkan (PMK) Peraturan Menteri Keuangan untuk lebih sederhana.

Menkeu Sri Mulyani : Sederhanakan Surat Pertanggungjawaban

Ini adalah salah satu cara ibu Sri Mulyani untuk menyederhanakan laporan Surat Pertanggungjawaban (SPJ) Pegawai Negeri Sipil. Dengan tujuan agar benar-benar dapat efektif dan efisien sebagai Aparatur Sipil Negara dalam melayani masyarakat Indonesia.

“Saya minta, kalau kalian minta di PMK itu gampang, saya minta anda seminggu jadi Kepala Sekolah, gimana rasanya buat laporan. Dan mereka akhirnya rasakan betul. Itulah supaya mereka punya empati,” ungkap Menkeu Sri Mulyani saat hadir di Hotel Fairmont Jakarta, pada acara sarasehan 100 Ekonom Indonesia, Selasa (6-12-2016).

Dikhawatirkan apabila hal itu tidak secepatnya dilakukan atau diubah sistemnya, yang akan terjadi adalah birokrasi akan masih tidak efisien dan efektif. Sepertinya ini merupakan sedikit mengulang dengan apa yang akan dilakukan oleh Presiden Joko Widodo tentang peyederhanaan laporan Surat Pertanggungjawaban (SPJ) beberapa pekan lalu. “Misalnya kepala sekolah. Kepala sekolah dapat dari provinsi dan kabupaten, provinsi minta 8 laporan, kabupaten minta 16 laporan. Maka Kepsek dapat banyak anggaran tapi sih tapi laporannya banyak sehingga tidak punya waktu untuk membimbing sekolahnya lebih baik, tapi sibuk buat laporan,” tandas Menkeu Sri Mulyani.

Oleh karena hal tersebut, ke depannya diinginkan bahwa laporan SPJ yang akan diserahkan cukup dua lembar saja. Sehingga aparatur sipil negara tersebut dapat lebih konsentrasi pada kerja masing-masing.

“Saya nggak peduli pokoknya harus 2 lembar laporan saja. Menteri Agama ke madrasah juga banyak laporannya. Ini yang bisa kita katakan reformasi dari jumlah laporan. Tapi paling tidak, itu progres,” katanya.

Sekian informasi yang dapat saya sampaikan yang saya lansir dari finance dot detik dot com. Saya akan selalu memberikan berita terhangat, terpopuler, terbaru, dan teraktual yang saya diperoleh dari berbagai sumber yang terpercaya.

Silahkan dan mohon Dishare agar semua rekan-rekan kita tahu.

tags: , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*