PENTING UNTUK DIBACA !!! SYARAT DAN SISTEM SERTIFIKASI GURU AKAN SEGERA DIGANTI, BERIKUT SYARAT SERTIFIKASINYA YANG TERBARU

Wednesday, November 30th 2016. | Pendidikan

forumguruindonesia.com – PENTING UNTUK DIBACA !!! SYARAT DAN SISTEM SERTIFIKASI GURU AKAN SEGERA DIGANTI, BERIKUT SYARAT SERTIFIKASINYA YANG TERBARU. Sekarang ini, tidak sedikit bapak/ibu guru yang masih mengajar tidak hanya di satu tempat atau satu sekolah saja, banyak sekali bapak/ibu guru yang masih mengajar di beberapa sekolah hanya untuk memenuhi target 24 jam mengajar per minggu untuk mendapatkan (TPG) Tunjangan Profesi Guru. Dan masalah inilah yang menjadi perhatian Kemendikbud. Bagaimana sebenarnya untuk mengatasi masalah ini agar bapak/ibu guru mungkin agar dapat mengajar tetap 24 jam per pekan tetapi menetap hanya pada satu sekolah saja ? Atau mungkin juga bapak/ibu guru tetap mendapatkan Tunjangan Profesi Guru atau TPG dengan persyaratan lainnya.

Sekarang ini (Kemendikbud) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah mengkaji aturan yang mengharuskan guru mempunyai beban 24 jam mengajar per minggu tersebut. Kemendikbud melalui Dirjen (GTK) Guru dan Tenaga Kependidikan, bapak Sumarna Surapranata mengatakan bahwa saat ini mereka sedang menkaji ulang aturan tentang kewajiban guru mengajar 24 jam per pekan tersebut. Menurut yang direncanakan untuk mengganti kewajiban 24 jam mengajar per minggu tersebut, guru akan diharuskan berada dan siap di sekolah sehari penuh atau dengan sistem fullday school yang sedang ramai dibicarakan tersebut.

Tunjangan Profesi Guru atau TPG

Tunjangan Profesi Guru atau TPG

Kata Sumarna Surapranata kemarin, ’’Beban jam guru jadi 8 jam sehari selama lima hari dalam sepekan,’’.

Sumarna Surapranata atau yang akrab dipanggil Pak Pranata menginformasikan bahwa untuk waktu berada di sekolah sampai 8 jam perhari tersebut tetap mengacu pada jam normal dalam bekerja, bukannya jam pelajaran guru di sekolah. Dengan kata lain bahwa untuk jam masuk guru, jika masuknya pukul 07.00, maka selama 8 jam atau sampai pukul 15.00, guru harus berada di sekolah. Bapak Pranata juga mengemukakan dengan aturan seperti itu, maka diharapkan tidak akan ada lagi cerita guru berada di sekolah hanya saat jam guru mengajar saja, dan stelah habis jam mengajarnya guru pindah ke sekolah lainnya untuk memenuhi jam pelajaran 24 jam per pekan tersebut.

Pranata juga mengucapkan bahwa cara tersebut akan membuat guru kurang konsentrasi mengajar murid-murid di sekolah. Dan belum lagi setelah guru tersebut sampai di sekolah lain, pastinya guru akan kecapaian dalam perjalanan ketika berangkat dari satu sekolah ke sekolah lain. Cerita kurang sedap lainnya yaitu ada beberapa guru yang kena palak oleh kepala sekolah juga hanya untuk 24 jam mengajar per pekan. ’’Yang penting bisa dapat jam mengajar di sekolah lain untuk memenuhi ketentuan 24 jam itu,’’ pungkasnya.

Karena beberpa hal tersebutlah yang menjadi pertimbanagan Kemendikbud untuk mengubah sistem dan tatacara syarat mendapatkan TPG. Pranata juga berharap semua guru dapat dengan tenang mengajar hanya disatu sekolah saja dengan penuh. Sehingga lebih konsenrasi dan penuh tanggung jawab, tidak harus loncat sana-sini ke sekolah lainnya.

Dengan adanya waktu yang lebih lama berada di sekolah, Pranata juga mengatakan bahwa guru tidak perlu lagi membawa pekerjaan pulang ke rumah. Karena memang kadangkala ada beberapa guru yang mengoreksi hasil pekerjaan atau tugas siswanya di rumah. Semua sebenarnya juga ingin waktu guru di rumah agar dapat lebih fokus untuk keluarga saja.

Kajian tentang ketentuan beban mengajar 24 jam per minggu bagi guru sempat juga disinggung oleh Mendikbud Muhadjir Effendy dalam beberapa kesempatan. Muhadjir Effendy mengemukakan bahwa guru yang mengajar dan berada di sekolah hanya 2-3 jam sehari, dapat dibilang bahwa itu bukan guru professional.

Kata Muhadjir Effendy, ’’Apalagi pulangnya disengaja dicepatkan karena membuka les, ini bukan guru professional’’.

Dan Abduhzen sebagai pemerhati pendidikan juga pimpinan (PGRI) Persatuan Guru Republik Indonesia menyambut baik rencana untuk mengubah kewajiban beban mengajar 24 jam per minggu tersebut. Untuk itu kita tunggu tanggal mainnya saja.

Post By Nahrowi, S.Kom. (SMP N 1 PRINGAPUS)

tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*