DETIK-DETIK PENGANGKATAN HONORER K2 MENJADI CPNS/PNS TANPA TES

Friday, December 23rd 2016. | Pendidikan

forumguruindonesia.com – DETIK-DETIK PENGANGKATAN HONORER K2 MENJADI CPNS/PNS TANPA TES. Hal tersebut akan lebih diutamakan dalam revisi undang-undang aparatur sipil negara. Dengan kata lain bahwa nantinya awal tahun 2017 ini UU ASN terbaru semoga sudah dilaksanakan agar nasib saudara kita yang statusnya masih tenaga honorer K2 ataupun yang honorer lainnya dapat terselesaikan dengan cepat untuk diangkat menjadi PNS.

detik-detik pengangkatan honorer k2 menjadi cpns/pns tanpa tes, HONORER K2, CPNS,PNS, revisi uu ASN, honorer k2 menjadi PNS, pengangkatan tenaga Honorer

Misbahul Munir, Wakil Ketua Forum Honorer K2 untuk daerah Jawa Timur, mengatakan bahwa revisi Undang-Undang No 5 Tahun 2014 mengenai Aparatur Sipil Negara telah disetujui oleh Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). Tentunya ini juga yang akan menjadi kekuatan payung hukum selanjutnya dalam memperjuangkan nasib honorer k2 dan honor lainnya untuk segera diangkat menjadi CPNS/PNS.

Pada postingan artikel tentang detik-detik pengangkatan honorer k2 menjadi cpns/pns tanpa tes ini juga akan saya sertakan bentuk revisi dalam undang-undang aparatur sipil negara yang terbaru.

Supaya lebih jelas akan revisi UU ASN tersebut, berikut ini adalah beberapa pasal pada draf revisi Undang-undang Aparatur Sipil Negara (UU ASN) No 5 Tahun 2014 yang mengatur tentang kejelasan dan kekuatan hukum pengangkatan tenaga honorer k2 ataupun honorer lainnya untuk menjadi CPNS/PNS, silahkan dibaca baik-baik dan tiap detailnya mohon dipahami :

Pasal 131A

(1) Tenaga honorer, pegawai tidak tetap, pegawai tetap non-PNS, dan tenaga kontrak yang bekerja terus-menerus dan diangkat berdasarkan surat keputusan yang dikeluarkan sampai dengan tanggal 15 Januari 2014, wajib diangkat menjadi PNS secara langsung dengan memperhatikan batasan usia pensiun sebagaimana dimaksud dalam Pasal 90.

(2) Pengangkatan PNS sebagaimana dimaksud pada ayat (1) didasarkan pada seleksi administrasi berupa verifikasi dan validasi data surat keputusan pengangkatan.

(3) Pengangkatan PNS sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan dengan memprioritaskan mereka yang memiliki masa kerja paling lama dan bekerja pada bidang fungsional, administratif, pelayanan publik antara lain pada bidang pendidikan, kesehatan, penelitian, dan pertanian.

(4) Pengangkatan PNS sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan dengan mempertimbangkan masa kerja, gaji, ijazah pendidikan terakhir, dan tunjangan yang diperoleh sebelumnya.

(5) Tenaga honorer, pegawai tidak tetap, pegawai tetap non-PNS, dan tenaga kontrak diangkat menjadi PNS oleh pemerintah pusat.

(6) Dalam hal tenaga honorer, pegawai tidak tetap, pegawai tetap non-PNS, dan tenaga kontrak, tidak bersedia diangkat menjadi PNS sebagaimana dimaksud pada ayat (1) harus membuat surat pernyataan ketidaksediaan untuk diangkat sebagai PNS.

Ketika Misbahul Munir berada di Bondowoso juga mengatakan, “Salah satu pasal yang akan direvisi dalam UU No 5 Tahun 2014 tentang ASN, itu yakni memasukkan pengaturan pengangkatan honorer kategori dua (K2) menjadi calon pegawai negeri sipil (PNS)”.

Walaupun dalam rapat paripurna memang belum diputuskan, akan tetapi proses revisi UU ASN ini terus berlanjut. Untuk itu pegawai honorer K2 dan honorer lainnya tidak perlu khawatir lagi, revisi UU ASN dalam pasal tersebut sudah disetujui oleh 10 Fraksi DPR RI dan hanya menunggu keputusan rapat paripurna saja.

Pengangkatan honorer k2 dan lainnya menjadi cpns/pns tanpa tes akan lebih diutamakan untuk semua pegawai honor diseluruh daerah di Indonesai secara bertahap. Dan hal tersebut mengacu pada revisi undang-undang aparatur sipil negara (UU ASN), terutama bagi mereka bapak ibu tenaga honorer k2 yang telah mengabdikan diri hingga puluhan tahun.

Berita lainnya tentang pengangkatan honorer k2 menjadi CPNS/PNS silahkan klik di sini.

Setelah bapak ibu semua membaca artikel tentang detik-detik pengangkatan honorer k2 menjadi cpns/pns tanpa tes yang sudah saya bagikan ini, semoga kedepannya akan lebih memantapkan bapak ibu honorer k2 dan lainnya dalam memperjuangkan status untuk dapat diangkat menjadi CPNS/PNS.

Salah satu sebabnya revisi UU ASN ini adalah karena terdapat pasal dalam undang-undang yang memberikan batasan usia maksimal bagi tenaga honorer untuk dapat diangkat menjadi CPNS/PNS. Dan kalau masih menggunakan UU ASN yang dulu, maka akan banyak sekali tenaga honorer k2 yang tidak dapat memenuhi syarat tersebut. Karena banyak sekali para tenaga honorer k2 yang usianya memang sudah berkepala 5 ataupun 6.

Dan untuk informasi selanjutnya tentang detik-detik pengangkatan honorer k2 menjadi cpns/pns tanpa tes akan saya update pada postingan berikutnya. Jadi selalu ikuti perkembangan dan berita informasi mengenai dunia pendidikan di tanah air hanya di www.forumguruindonesia.com.

Note : Web tentang dunia pendidikan di Indonesia ini masih dalam tahap pengembangan. Mohon dukungannya untuk memanjukan dunia pendidikan di Indonesia. Terimaksih.

tags: , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*